Showing posts with label Nuansa Hikmah. Show all posts
Showing posts with label Nuansa Hikmah. Show all posts

Sunday, August 23, 2015

1 Kisah Pengantin yang Meninggal Saat Sujud

Seorang ulama di Arab Saudi, Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad, menorehkan kisah inspiratif tentang salat. Sujud terakhir seorang pengantin mampu membuat jutaan orang tersentuh.

Kisah ini sebuah kisah nyata yang terjadi di Abha, ibu kota Provinsi Asir, Arab Saudi.Video sang ustaz saat berceramah dan menceritakan kisah ini sempat diupload di Islamic Tube dan menjadi hit di Arab Saudi dan negara-negara Islam lainya. Banyak blogger juga merilis kisah ini dan banyak yang memberikan aspirasi kagum setelah membacanya.

Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad bercerita tentang ketaqwaan seorang anak perempuan yang dalam kondisi apapun, dia tetap memilih melaksanakan shalat tepat waktu, meski dia harus menentang kemauan ibunya.

 Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad bertutur… “…Setelah melaksanakan shalat Maghrib pengantin wanita ini berhias, dia menggunakan gaun pengantin putih yang indah, dia betul-betul telah mempersiapkan dirinya untuk pesta pernikahannya. Tiba-tiba dia mendengar azan Isya sudah menggema, dia sadar kalau wudhunya telah batal. Dia berkata kepada ibunya, “Bu, aku mau berwudhu dan shalat Isya dulu.”

Ibunya sangat terkejut, “Apa kamu sudah gila? Tamu sudah menunggumu untuk melihatmu, bagaimana dengan make-up mu? Semuanya akan terbasuh oleh air.”

Ibunya menambahkan, “Aku ini ibumu, sekarang Ibu katakan jangan shalat sekarang! Demi Allah, jika kamu berwudhu sekarang, Ibu akan marah kepadamu!”

Lalu anaknya menjawab, “Demi Allah, aku tidak akan pergi dari ruangan ini, hingga aku shalat, ibu. Ibu harus tahu bahwa tidak ada kepatuhan kepada makhluk dalam kemaksiatan kepada Allah!”

Lalu ibunya menimpali, ” Apa yang akan dikatakan tamu-tamu kita tentang dirimu ketika kamu tampil nanti dalam pesta pernikahanmu tanpa make-up? Kamu pasti tidak lagi terlihat cantik di mata mereka! Mereka akan mengolok-olok dirimu !”

Anak perempuannya itu berkata dengan tersenyum, “Apakah Ibu takut karena aku tidak terlihat cantik di mata makhluk (manusia)? Bagaimana dengan Penciptaku (Allah)? Yang aku takuti adalah jika dengan sebab kehilangan shalat, aku tidak akan tampak cantik di mata Allah.”

Lalu, pengantin ini berwudhu, maka seluruh make-upnya terbasuh tanpa tersisa. Namun, dia tidak merasa bermasalah dengan apa yang dia lakukan.

Kemudian pengantin ini memulai shalatnya. Pada saat dia bersujud dalam shalatnya, ternyata itulah sujudnya yang terakhir. Pengantin wanita ini telah meninggal dalam sujudnya dan itu adalah akhir yang indah. Wafat dengan keadaan bersujud di hadapan Pencipta-Nya.

Betapa akhir yang luar biasa bagi seorang Muslimah yang teguh untuk mematuhi Tuhannya!
Ia telah menjadikan Allah dan ketaatan kepada-Nya sebagai prioritas pertama, tutup Syaikh Abdul Muhsin Al-Ahmad.

Friday, August 7, 2015

0 Apa Sifat Posesif Itu Adalah Sebuah Bukti Cinta Dalam Berpacaran?

Agan - agan sekalian sebelumnya tahu donk apa itu sifat posesif, klo belum tahu artinya nih ane kasih tahu. Sifat posesif itu adalah keinginan untuk memiliki dan takut kehilangan yang berlebihan.

Sifat posesif adalah sikap yang sering muncul dalam sebuah hubungan asmara. Sikap posesif merupakan kumpulan dari rasa tidak aman, tidak percaya diri, kesepian, ketergantungan, dan takut kehilangan. Sikap ini dapat berupa tindakan pasif seperti perasaan tidak senang dan kesal sampai berupa tindakan agresif seperti tidak mengontrol diri dan menyerang pasangan.

  1. Sering menaruh rasa curiga terhadap kegiatan pasangan agan.
  2. Ingin mengetahui apa saja yang pasangan agan lakukan ketika agan tidak bersamanya.
  3. Merasa tidak senang ketika pasangan agan berbicara berdua dengan lawan jenisnya.
  4. Selalu cemas ketika pasangan agan tidak membalas telepon, bbm, whats up, line, we chat, kakaotalk, sms dari agan.
  5. Mengatur dengan siapa pasangan agan boleh bergaul atau kemana ia bepergian.
  6. Merasa tidak bisa hidup tanpa dirinya.
  7. Menghabiskan sebagian besar waktu agan untuk pasangan agan.

Ada beberapa orang yang menganggap sikap posesif adalah bukti cinta karena mereka merasa sikap posesif identik dengan setia dan perhatian. Biasanya orang - orang yang beranggapan seperti ini baru mengalami tahap awal dari sebuah hubungan. Namun, apa yang sebenarnya mereka rasakan dan lihat hanyalah kulit luarnya saja. Posesif itu ibarat bungkus yang cantik dari sebuah kado yang sebenarnya berisi bom waktu. Bom waktu itu adalah kecemburuan, keinginan untuk mengatur, menguasai, dan ketidakpercayaan. Banyak pasangan yang tidak memperhatikan hal ini, sehingga mereka harus menjalani hubungan yang berlandaskan rasa takut, curiga dan cemburu.

Agan semua sudah mengetahui bahwa sikap posesif adalah hal yang salah. Jika agan memiliki sikap ini maka saatnya untuk mengubah diri demi kebaikan hubungan agan dan pasangan agan.
Disini akan ane berikan sebagian kecil contohnya agar agan tidak disebut sebagai pasangan posesif, yakni :

1. Hormati batasan personal pasangan agan

Setiap orang memiliki apa yang disebut privasi, meskipun orang tersebut adalah pasangan agan. Hilangkan kebiasaan mengecek telepon genggamnya atau menguping pembicaraan teleponnya, karena perbuatan - perbuatan seperti itu adalah pelanggaran besar terhadap privasi seseorang. Dengan itu, agan tidak menunjukkan rasa cinta melainkan rasa cemas dan takut. agan harus percaya padanya dan menghargai segala privasinya.

2. Berikan pasangan agan kebebasan

Berhentilah mengendalikan dan mengatur dengan siapa ia boleh bergaul dan kegiatan apa yang boleh ia lakukan. Mengontrolnya tidak akan menolong hubungan agan sama sekali karena manusia memiliki naluri untuk memberontak ketika hak mereka untuk bebas direnggut. Memiliki dirinya disamping agan bukan berarti memiliki hidupnya juga. Biarkanlah dirinya melakukan kegiatannya sendiri tanpa terus menerus bertanya namun tentu saja agan dan pasangan agan harus bertanggung jawab terhadap kebebasan masing - masing.

3. Jangan membeli kasih sayang

Jika agan memberikan sesuatu kepada pasangan agan, berikanlah secara tulus. Bukan karena agan ingin menukarnya dengan perhatian darinya atau berharap ia semakin mencintai agan lewat hadiah yang agan berikan. Jangan menganggap dengan memberikan sesuatu, pasangan agan berhutang pada agan. Cinta adalah sesuatu yang tak ternilai dan tidak memiliki label harga.

4. Bergaulah dengan orang lain

Jika agan bersikap posesif karena agan kesepian atau takut diabaikan, mulai sekarang tingkatkan kepercayaan diri agan dan bergaullah dengan orang lain. Sediakan waktu untuk hang out dan bersenang - senang dengan rekan kerja atau teman sekolah agan. Itu akan membantu agan menghilangkan pikiran - pikiran negatif dan rasa cemas yang berlebihan. Kenyataannya adalah dunia bukan milik kalian berdua saja.

5. Jangan mengabaikan ambisi dan kepentingan di luar hubungan agan

Seimbangkan waktu antara menghabiskan waktu dengan pasangan dan mengejar impian. Agan tentu memiliki kewajiban - kewajiban yang harus dikerjakan diluar asmara seperti bekerja. Selain merusak hubungan, terlalu sibuk dengan pasangan dan gagal menyelesaikan kewajiban akan menghancurkan hidup serta mimpi agan juga.

6. Biasakan hidup mandiri

Agan tidak bisa terus menerus mengandalkan orang lain karena pasangan agan juga memiliki kepentingan pribadi yang harus ia pikirkan. Lakukan apa yang bisa agan lakukan sendiri. Belajarlah untuk hidup tanpa dirinya karena manusia pada akhirnya akan berpisah satu sama lain.
 

Nuansa Pagi Menjemput Rizki Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates